Langsung ke konten utama

Rumor

Aku ingin menyatroni bilikmu,
setiap malam,
waktu yang sama
melarutkan pil laknat itu
dalam sistem tubuhmu
dan menyaksikanmu terbakar perlahan

Aku ingin mengikuti kemana langkahmu
dan menguliti seluruh wajahmu
dengan hampa
sepelan siput melaju di dinding jamban tua
di samping gubug reyot kebun belakang desamu

Aku ingin mengecup hadirmu
dengan cekikan kematian,
meninggalkanmu takbernyawa di toilet berbau pesing
di terminal-terminal bobrok di pinggir kota

Aku ingin, 
mengheningkan cipta untuk nafasmu yang berhenti sekejap mata
dan menghembuskan nyawa terakhirmu
di bawah pohon kamboja,
pekarangan rumah barumu.

01 Maret 2014
tengah malam yang menggusarkan

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini