Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Monolog

Kesendirian dan Harapan Lain

Terbangun dan merasa sendiri. Pagi yang membekukan, angin pun terlampau keras, menampar pipinya yang kemerahan. "Aku melayang tinggi di angkasa dan terhempas, keras. Hancur..!" Perasaan ini . "Mungkin sebaiknya aku mundur perlahan dan melihatmu bersama dia. Dia yang serasi untukmu." Dan memilih untuk mematahkan hatinya..

Harapan dan Kesendirian

Malam itu, dia tersadar bahwa dia hidup dalam kesendirian. Langit malam begitu cerah, dapat kau lihat gemintang gemerlap di atas sana... "Tapi apa? Aku tidak bisa menemukan kehangatan di dalam jemariku sendiri." Dan dia, berada begitu jauh, takdapat kau gapai. "Bukan hanya sekedar jarak yang memisahkan kita..." ujarnya lemah.