Langsung ke konten utama

Rindu macam apa?

Seluruh berat tubuhku terjatuh pada gravitasimu
Tersedot dalam pusaran namamu

Bagaimana mungkin aku melupakan bayangmu,
di kala hanya gelombangmu yang mampu menjamah sensorku?

Wajahmu timbul tenggelam
menyapu bersih seluruh ingatan

Tawamu sudah pasti meradiasi seluruh kewarasanku

Bercokol kuat di labirin kelu milikku,
kamu satu.

Menghadirkan senyawa bernama cinta

dan kemudian rindu ini menancapkan taringnya kuat-kuat
melekatkan sendu teramat dalam di selongsong waktu

Berpilin-pilin, memuntir akal sehat

"Sudah kubilang, cinta takkenal logika!"


Senja sepi di pelataran kota mati

Komentar

Postingan populer dari blog ini